JEJAKAKTUAL.COM – Pemerintah daerah melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan menyalurkan bantuan ke kelompok tani Padi Sawah Varietas Inpari 32 sebanyak 7.500 Kg dan Varietas Ciherang sebanyak 7.500 Kg yang terbagi pada 5 Kecamatan.
Program kegiatan yang bersumber dari dana APBN dan APBD tahun anggaran 2023. Pada program kegiatan APBN-TP Provinsi Bengkulu dan Dirjend Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Kabupaten Bengkulu Utara mendapat Alokasi Bantuan sebagai berikut.
Kepala Dinas Hortikultura dan Peternakan Barus,S.Pt, menjelaskan Padi Sawah Varietas Inpari 32 sebanyak 7.500 Kg dan Varietas Ciherang sebanyak 7.500 Kg yang terbagi pada 5 Kecamatan di kabupaten bengkulu utara dengan rincian, Kecamatan Air Napal Sebanyak 9 Kelompok Tani, Kecamatan Batik Nau Sebanyak 14 Kelompok Tani, Kecamatan Tanjung Agung Palik Sebanyak 8 Kelompok Tani, Kecamatan Kerkap Sebanyak 11 Kelompok TaniKecamatan Argamakmur Sebanyak 11 Kelo, klompok Tani.
Sedangkan untuk Padi Lahan Kering Varietas Situbagendit sebanyak 8.000 Kg yang terbagi pada 4 Kecamatan dengan rincian, Kecamatan Air Napal Sebanyak 12 Kelompok Tani, Kecamatan Pinang Raya Sebanyak 4 Kelompok Tani, Kecamatan Arma Jaya Sebanyak 4 Kelompok Tani, Kecamatan Argamakmur Sebanyak 2 Kelompok Tani
Untuk program kegiatan APBD Kabupaten Bengkulu Utara tahun Anggaran 2023, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara, ditetapkan belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat berupa benih Padi Sawah Varietas Inpari 32 seluas 2.404 Ha yang terbagi pada 9 Kecamatan dengan Volume 52.872 Kg.
Kecamatan Argamakmur Sebanyak 35 Kelompok Tani, Kecamatan Arma jaya Sebanyak 27 Kelompok Tani, Kecamatan Padang Jaya Sebanyak 17 Kelompok Tani, Kecamatan Tanjung Agung Palik Sebanyak 6 Kelompok Tani, Kecamatan Air Besi Sebanyak 6 Kelompok Tani, Kecamatan Hulu Palik Sebanyak 59 Kelompok Tani, Kecamatan Marga Sakti Sebelat Sebanyak 4 Kelompok Tani, Kecamatan Putri Hijau Sebanyak 5 Kelompok Tani, Kecamatan Laisl Sebanyak 17 Kelompok Tani
“Ia tujuan pelaksanaan program kegiatan ini, Budidaya padi sebagai upaya peningkatan percepatan Tanam, Panen, Produktivitas dan Produksi Tanaman Pangan di Kabupaten Bengkulu Utara, Mengupayakan terjaganya ketahanan pangan guna mencegah terjadinya kerawanan pangan dan fluktuasi harga.kata Kadis Barus.(Adv/Yudianto)
Redaksi














