JEJAKAKTUAL.COM – 330 personil diterjunkan Polres Bengkulu Utara untuk mengikuti simulasi Pengamanan (Simpam) dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Simulasi yang di pusatkan di depan Mapolres Jalan dua jalur arga makmur kabupaten bengkulu utara tersebut mempertontonkan scenario tehnik pengamanan Pemilu 2024.
Adegan tehnik penanganan pelaku perusuhan pada pelaksanaan pemilu massa anarkis di KPU maupun di TPS wilayah hukum polres bengkulu utara.
Seluruh personil membagi diri berperan sesuai adegan scenario mulai dari massa aksi demonstrasi, pelaku rusuh dan adu domba, pelaksana pemilu hingga aparat kepolisian sesuai dengan bidang pengamananya.
Polres menunjukan seluruh kekuatan dengan mengerahkan personil professional dengan tehnik bela diri Polri, Patroli dragon Polwan, tim negosiator, pasukan Dalmas, hingga pengurai massa dengan mobil water canon dan gais air mata dalam pengamanan pelaku kejahatan
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardana,S.I.K .MM di dapingi Kabag Ops Kompol Jery A Nainggolan,S.I.K kepada media menjelaskan, simulasi tersebut merupakan upaya kepolisian untuk mengantisipasi gangguan keamanan oleh oknum rusuh selama pelaksanaan pesta demokrasi di wilayah hukum polres bengkulu utara.
“Iya kita mengantisipasi apabila pada tahapan dan berlansungnya Pemilu nanti ada gangguan keamanan oleh kelompok tertentu yang tidak mau pemilu ini berjalan dengan damai,”tuturnya
Polres Bengkulu Utara telah memetakan sejumlah titik rawan terjadinya konflik dan mengantisipasinya dengan menempatkan personil agar pemilu berjalan dengan damai. Termasuk antisipasi Pasangan Calon (Paslon) yang tidak mau dan tidak terima dengan hasil Perhitungan saat Pemilu 2024.sampai kapolres
Berikut himbauan Kapolres Bengkulu Utara:
Untuk masyarakat menjelang Pemilu”tolong kepada masyarakat khususnya Kabupaten Bengkulu Utara tetap jaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif Jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang sifatnya hoax.
“Apabila menerima berita-berita yang masih dipertanyakan supaya diklarifikasi sehingga tidak terjadi berita-berita yang sifatnya hoax yang memprovokasi masyarakat.tutup Kapolres.
Redaksi – Doy














